Smartfren Andromax-i AD683G - Android CDMA Murah, Kinerja Bagus

Diposting oleh Unknown on Kamis, 20 Juni 2013

Meneruskan generasi Andromax, Smartfren merilis Andromax-i AD683G hampir setahun yang lalu. Namun, sepertinya salah satu smartphone andalan Smartfren ini masih banyak diminati, sehingga menarik untuk kita bahas. Dengan kisaran harga 1 jutaan yang tergolong murah, ternyata ftur-fitur yang ditawarkannya cukup baik. Dengan fitur Dual SIM dimana terdapat pula dukungan jaringan Ganda, Anda dapat menggunakan dua buah SIM dari operator GSM dan CDMA di ponsel ini. Walaupun sejatinya, Smartfren Andromax-i AD683G merupakan Smartphone Android CDMA, karena Anda hanya dapat menggunakan kartu GSM di jaringan 2G nya saja, sedangkan untuk jaringan 3G, hanya mendukung kartu CDMA.

Smartfren Andromax-i AD683G - Android CDMA Murah, dengan Dual SIM GSM dan CDMA

Dibekali dengan proseosr Qualcomm ARMv7 Dual Core yang memiliki kecepatan 1 GHz serta pengolah grafis Adreno 203, sepertinya Andromax-i memiliki performa yang cukup baik untuk menjalankan berbagai aplikasi dan games di dalam Android v4.0.4 Ice Cream Sandwich yang menjadi sistem operasi smartphone ini. Walaupun hanya memiliki RAM sebesar 512 MB, namun menurut beberapa sumber yang saya dapatkan, kinerja Smartfren Andromax-i AD683G ini cukup memuaskan. Seperti ditunjukkan dari hasil benchmarking yang saya lansir dari situs Chip.co.id berikut:

Pada uji benchmark dengan aplikasi AnTuTu (Sebelah kiri), Smartfren Andromax-i berhasil memperoleh skor 5852. Skor ini lebih tiinggi dari yang didapat HTC Evo 3D.


Sedangkan pada uji benchmark menggunakan software Quadrant (sebelah kanan), terlihat Andromax-i mendapatkan skor 2775. Hasil ini menempatkannya di atas Motorola Atrix 4G, Smasung Galaxy Tab 10.1, dan produk lainnya yang bisa Anda lihat pada gambar.

Selain performa yang bagus, smartphone ini juga dilengkapi dengan kamera yang cukup baik. Resolusi kamera utamanya sebesar 5 MP dan dilengkapi juga dengan kamera depan sebesar 1.3 MP. Fasilitas perekaman video juga tersedia, dengan dukungan resolusi VGA. Namun, kekurangan dari kamera ini adalah tidak adanya lampu flash, sehingga kualitas foto saat kurang cahaya kemungkinan kurang baik.

Anda bisa menyimpan file hasil foto, video dan file lainnya ke dalam memori internal sebesar 4 GB. Tersedia juga slot microSD untuk kapasitas penyimpanan ekstra hingga 32 GB.

Dengan ukuran layar 4.0 inci yang menggunakan teknologi IPS-LCD High Quality Screen dan resolusi sebesar 480 x 800 pixels, rasanya layar ini cukup nyaman untuk digunakan dan mampu menghasilkan kualitas grafis yang cukup baik.

Untuk melengkapi kinerjanya, fitur-fitur lain seperti WiFi, GPS, Bluetooth dan Radio FM Stereo juga tersedia untuk Anda.

Sumber tenaga Smartfren Andromax-i AD683G akan didapatkan dari baterai Lithium ion yang berkapasitas 1630 mAh.


Spesifikasi Lengkap Smartfren Andromax-i AD683G
UMUM Jaringan 2G GSM 900 / 1800 / 1900, CDMA 800 / 1900
Jaringan 3G CDMA2000 1xEV-DO
Kartu SIM Dual SIM CDMA-GSM
LAYAR Tipe IPS-LCD High Quality Screen
Ukuran 4.0 inchi, dengan resolusi WVGA 480 x 800 pixels
DIMENSI Ukuran/Berat -
SUARA Tipe Dering Getar, MP3 Ringtones
3.5mm Jack Ya
Loudspeaker Ya
MEMORY Internal 4 GB, 512 MB RAM
Slot Kartu microSD, hingga 32 GB
KONEKSI 3G EVDO Rev. A hingga 3.1 Mbps
EDGE Tidak Ada
GPRS Ya
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, Wi-Fi hotspot
Bluetooth Ya, dengan A2DP
Infrared Tidak Ada
USB microUSB v2.0
KAMERA Kamera Utama 5.0 MP
Kamera Depan 1.3MP
Perekam Video Ya, resolusi VGA
BATERAI Tipe Lithium ion 1630 mAh
Waktu Siaga -
Waktu Bicara -
FITUR Sistem Operasi Android v4.0.4 (Ice Cream Sandwich)
Chipset Qualcomm MSM8625
CPUDual Core, 1 GHz ARMv7
GPUAdreno 203
Browser HTML
GPS Ya, dengan A-GPS
Perpesanan SMS (threaded view), MMS, Email, IM, Push Email
Java Ya, Via Java Emulator


MP4/H.264/H.263 player, Audio Record, MP3/WAV/eAAC+ player

Stereo FM radio dengan RDS

kalender, kalkulator, clock, voice recorder, Google Drive, Voice Dialer

Google Play, Gmail, Google Search, Gtalk
Viki, VMS, Play Movies, Smartfren Mobile, Smart Pustakaoogle Maps
TV Tidak Ada

Harga Smartfren Andromax-i AD683G
Dengan performa yang cukup memuaskan, Anda tidak perlu merogoh saku terlalu dalam untuk memiliki produk yang termasuk smartphone Android Smartfren murah ini, Karena memang Harga Smartfren Andromax-i AD683G ditawarkan cukup murah, yaitu hanya Rp 1.049.000,-

Kelebihan Smartfren Andromax-i AD683G:
- Performa cukup memuaskan dengan prosesor Dual Core
- Dual SIM dengan jaringan ganda
- Kamera cukup baik
- Harga yang Murah
- Baterai cukup awet

Kekurangan Smartfren Andromax-i AD683G:
- Kemungkinan tidak tersedia update untuk sistem operasinya
- Adanya musik saat booting berpotensi mengganggu
- Tidak ada lampu flash pada kamera
- Fitur Dual SIM dan slot microSD nya tidak mendukung hotswap

More about → Smartfren Andromax-i AD683G - Android CDMA Murah, Kinerja Bagus

Oppo Meluncurkan Find Way U7015 dan Find Piano R8113, smartphone Android kelas menengah

Diposting oleh Unknown on Selasa, 18 Juni 2013

Oppo ternyata cukup serius untuk menjadikan pasar Indonesia sebagai target penjualan produk-produknya. Setelah sebelumnya mereka mengumandangkan eksistensinya di pasar Indonesia lewat produk Oppo Find 5 yang merupakan produk kelas atas, kali ini Oppo kembali meluncurkan dua buah produk untuk mendampingi Find 5. Namun kedua buah produk ini lebih mengincar kelas menengan sebagai target pasarnya. Kedua buah produk tersebut adalah Oppo Find Way U7015 dan Oppo Find Piano R8113. Apa saja kelebihan dan kekurangan kedua buah produk smartphone Android dari Oppo tersebut? Mari kita simak.

Oppo Find Way U7015

Oppo Find Way U7015 - Spesifikasi dan Harga HP

Oppo Find Way hadir dengan layar sebesar 4.5 inci yang memiliki resolusi qHD 960 x 540 pixels dengan kepadatan pixel 244 ppi. Ukuran total bodynya adalah 127 x 63.7 x 8.95 mm dan berat 165 gram. Di dalamnya, Oppo sudah membekali media penyimpanan internal yang cukup besar, yaitu 16 GB ditambah dengan memori eksternal berupa slot microSD untuk ekspansi hingga 32 GB.

Dibekali dengan sistem operasi Android v4.1.1 Jelly Bean terbaru, Oppo Find Way memiliki prosesor Dual Core yang berkecepatan 1.2 GHz. Ditambah dengan dukungan RAM sebesar 1 GB yang sepertinya cukup untuk menunjang kinerja yang baik dari smartphone Android ini.

Dari sisi kamera, Oppo Find Way memiliki kemampuan yang cukup istimewa karena dibekali dengan kamera depan sebesar 5 MP, ini adalah resolusi kamera depan terbesar yang pernah saya jumpai di smartphone. Selai itu terdapat juga kamera belakang dengan resolusi 8 MP. Kamera ini juga mendukung perekaman video, namun saya belum mendapatkan data untuk resolusi yang didukung.

Sebagai sumber tenaganya, Oppo Find Way akan menggunakan baterai Li-Ion 2020 mAh.

Jika Anda tertarik untuk memiliki ponsel ini, harga Oppo Find Way U7015 mulai ditawarkan pada kisaran harga Rp 3.299.000,-

Lihat juga:
Spesifikasi Lengkap dan Update Harga Oppo Find Way U7015

Oppo Find Piano R8113

Oppo Find Piano R8113 - Spesifikasi dan Harga HP

Oppo Find Piano memiliki kelas di bawah Find Way karena memang spesifikasi yang ditawarkan memiliki kemampuan lebih rendah. Namun, dengan kondisi ini, Find Piano memiliki keunggulan dari segi harga yang lebih murah dari Find Way.

Dengan ukuran body sebesar 123 x 63 x 9.9 mm dan berat 128.5 gram, Oppo Find Piano memiliki layar IPS Capacitive touchscreen sebesar 4 inci yang memiliki resolusi 800 x 480 pixels. Resolusi yang tidak buruk di kelasnya.

Media penyimpanan internal Find Piano hanya sebesar 4 GB. Namun, tambahan slot microSD dapat Anda manfaatkan untuk kapasitas ekstra hingga 32 GB.

Kamera smartphone ini cukup baik, dengan kamera utama beresolusi 5 MP yang juga mendukung perekaman video HD 720p dengan LED Flash untuk pencahayaan lebih. Kamera depan juga tersedia dengan resolusi VGA, cukup untuk melakukan video chatting maupun video call.

Oppo Find Piano juga sudah menggunakan sistem operasi Android v4.1.1 Jelly Bean di dalamnya. Sistem operasi ini akan berjalan dengan dukungan performa dari prosesor Dual Core berkecepatan 1 GHz dan pengolah grafis PowerVR SGX 531. Sayangnya, RAM yang digunakan hanya 512 MB.

Dan sebagai sumber tenaganya, baterai Li-Ion 1710 mAh akan menjadi baterai standar ponsel ini.

Harga Oppo Find Piano R8113 mulai ditawarkan pada kisaran Rp 2.000.000,- dan sudah bisa Anda dapatkan di toko-toko handphone terdekat di kota Anda.

Lihat juga:
Spesifikasi Lengkap dan Update Harga Oppo Find Way U7015

More about → Oppo Meluncurkan Find Way U7015 dan Find Piano R8113, smartphone Android kelas menengah

Apa itu Recovery Mode? Apa Perbedaannya dengan DFU Mode?

Diposting oleh Unknown on Jumat, 03 Mei 2013

Setelah sebelumnya saya membuat posting tentang DFU Mode pada perangkat berbasis iOS yang Anda gunakan, kali ini saya akan kembali membuat postingan tentang salah satu mode selain DFU mode, yaitu Recovery Mode. Dalam artikel tentang DFU Mode, disebutkan bahwa jika Anda gagal masuk ke DFU mode biasanya masuk ke Recovery Mode. Nah, apa itu recovery mode dan apa perbedaannya dengan DFU mode? Mari kita bahas..

Apa itu Recovery Mode?

Apa itu Recovery Mode? Apa Perbedaannya dengan DFU Mode?

Pertama-tama kita harus tahu terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan Recovery Mode. Recovery mode adalah kondisi dimana salah satu aplikasi iOS, yaitu iBoot sedang atau telah dimuat ke perangkat iOS Anda. Ini berbeda dengan DFU mode, dimana pada mode tersebut  iBoot belum dimuat ke perangkat. Jika iDevice Anda masuk ke dalam recovery mode, akan ditandai dengan gambar kabel USB dan logo iTunes pada layarnya. Nah, karena iBoot sudah dimuat ke perangkat, Anda tidak akan dapat melakukan Downgrade iOS, namun tetap bisa melakukan Upgrade dan restore.

Lalu bagaimana caranya masuk dan keluar Recovery Mode?
Untuk masuk ke Recovery mode, caranya cukup mudah, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Matikan perangkat iOS Anda, jika kondisinya tersambung dengan PC, maka lepaskan
  2. Tekan dan tahan tombol Home
  3. Dengan tetap menekan tombol Home, hubungkan perangkat iOS Anda ke Komputer
  4. Terus tahan tombol Home hingga logo iTunes dan Kabel USB yang menandakan iDevice masuk Recovery mode muncul

Jika gambar iTunes dan kabel USB sudah muncul, berarti Anda berhasil masuk ke Recovery mode.

Lalu bagaimana caranya keluar dari Recovery mode? Cukup tekan dan tahan selama kurang lebih 10 detik tombol Power dan Home hingga perangkat iOS atau iDevice Anda menyala kembali.

Terus yang dimaksud DFU mode itu apa?
Anda bisa membaca artikel tentang DFU mode di artikel:
Apa itu DFU mode?

Perbedaan Recovery Mode dan DFU Mode
Setelah Anda memahami tentang DFU mode dan Recovery Mode, sekarang kita akan membahas perbedaan keduanya. Sebenarnya jika sudah membaca artikel tentang DFU dan Recovery mode, kurang lebih Anda pasti sudah tahu perbedaan dasarnya, yaitu pada iBoot. Sistem operasi iOS menggunakan aplikasi iBoot sebagai bootloadernya. Pada Recovery mode, iBoot akan diaktifkan untuk dapat menangani proses Upgrade dan Restore. iBoot akan memastikan sistem operasi yang akan direstore memiliki versi yang lebih baru dari pada versi yang diinstall, jika tidak maka proses restore akan berhenti. Sedangkan pada DFU mode, iBoot tidak diaktifkan, sehingga bukan hanya Upgrade dan Restore, tapi kita juga bisa melakukan Downgrade.

Selain untuk downgrade, masuk ke DFU mode juga diperlukan jika kita ingin melakukan upgrade sistem operasi iOS menggunakan custom firmware. Selain itu, DFU mode juga diperlukan pada proses Jailbreak.

More about → Apa itu Recovery Mode? Apa Perbedaannya dengan DFU Mode?

Berikut Cara Update iOS Secara manual - Lebih Cepat dan Mudah

Diposting oleh Unknown on Selasa, 30 April 2013

Setelah sebelumnya saya membuat artikel tentang cara update iOS lewat iTunes dan OTA (Over the Air), ternyata ada satu metode lagi yang bisa digunakan. Metode ketiga ini sangat membantu untuk Anda yang memiliki koneksi internet kurang cepat atau kurang stabil. Caranya adalah dengan mendownload file IPSW secara manual lewat komputer, lalu menginstallnya. Lebih lengkap akan saya jelaskan di bawah.

Cara Update Manual iOS

Berikut Cara Update iOS Secara manual - Lebih Cepat dan Mudah
Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum mengupdate sistem operasi iOS Anda adalah melakukan Back Up Data. Hal ini sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Jika sudah, langsung ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Anda harus mendownload dulu firmwarenya, untuk iOS 6 bisa Anda dapatkan DISINI
  2. Setelah download selesai, hubungkan iDevice Anda dengan Komputer
  3. Buka Aplikasi iTunes dan tunggu sampai iDevice terdeteksi, jika muncul pesan untuk update Software, maka di-Cancel saja
  4. Setelah terdeteksi, untuk Anda pengguna sistem operasi Windows, tekan dan tahan Tombol Shift lalu klik Tombol Restore. Untuk Anda pengguna sistem operasi Mac, Tekan dan tahan tombol Option lalu klik tombol Restore
  5. Maka jendela baru akan terbuka, cari lokasi file IPSW yang sudah Anda download tadi. Jika sudah ketemu, pilih file tersebut dan klik Open, maka otomatis iTunes akan memperbaharui sistem operasi iOS Anda ke versi yang lebih baru, biasanya proses ini membutuhkan waktu 10-20 menit.

CATATAN: file IPSW harus memiliki ekstensi .ipsw , untuk itu sebaiknya gunakan download manager untuk mendownload, karena jika Anda mendownload langsung lewat Browser kemungkinan akan terjadi perubahan ekstensi file menjadi .rar atau .zip . Jika ini terjadi, cukup ubah kembali ekstensi file tadi ke .ipsw

More about → Berikut Cara Update iOS Secara manual - Lebih Cepat dan Mudah

Apa itu DFU Mode? Bagamana Cara masuk dan keluar DFU mode?

Diposting oleh Unknown on Minggu, 28 April 2013

Untuk para pengguna sistem operasi iOS, DFU mode merupakan suatu hal yang penting dalam proses Jailbreak maupun restore file IPSW. Hampir semua metode jailbreak yang ada akan membutuhkan DFU mode dalam prosesnya, seperti jika memakai Redsn0w dan Sn0w Breez, kecuali menggunakan Absinthe dimana Anda tidak perlu memasuki DFU Mode. Ok, untuk Anda yang belum seberapa paham tentang DFU mode ini, mari kita bahas bersama-sama.

Apa itu DFU Mode? Bagaimana Cara Masuk dan Keluarnya?

Cara memasuki DFU mode pada perangkat iOS Anda (iPhone, iPad, iPod)

Sebelumnya kita harus tahu dulu apa yang dimaksud dengan DFU mode. DFU sebenarnya adalah singkatan dari Device Firmware Upgrade, dimana pada kondisi ini, perangkat iOS/ iDevice tidak atau belum memuat sistem operasi yang ada di dalamnya (termasuk iBoot), namun dapat terhubung langsung ke iTunes. iDevice yang masuk ke mode DFU layarnya akan mati dan tidak menampilkan apa-apa, namun perangkat itu sendiri sebenarnya tidak mati total. Dengan belum dimuatnya iBoot dan sistem operasi, maka kita bisa melakukan upgrade atau downgrade sesuka hati terhadap iDevice tersebut.

Lalu Bagaimana Caranya masuk ke DFU mode?
Untuk masuk ke DFU mode, langkah-langkahnya cukup mudah:
  1. Dalam keadaan hidup, hubungkan iDevice Anda (iPad, iPhone atau iPod) melalui kabel USB
  2. Buka aplikasi iTunes dan pastikan iDevice terdeteksi oleh iTunes
  3. Matikan iDevice Anda untuk mulai memasuki DFU mode
  4. Setelah mati, tekan kembali tombol power selama 3 detik hingga logo Apple muncul, namun jangan langsung melepas tombol powernya
  5. Dengan tetap menekan tombol power, tekan tombol Home selama kurang lebih 7-10 detik hingga ada kedipan di layar dan logo Apple hilang
  6. Lalu lepas tombol power namun tetap tekan tombol Home selama 10 - 15 detik hingga iDevice Anda terdeteksi di iTunes dalam recovery mode, seperti ditunjukkan pada gambar berikut:

  7. iTunes Recovery Mode

  8. Untuk melihat apakah Anda berhasil masuk ke DFU mode atau tidak, perhatikan gambar berikut:

  9. masuk ke DFU Mode

  10. Jika Anda berhasil, maka layar iDevice akan gelap total, namun jika muncul gambar iTunes dan USB berarti Anda gagal masuk ke DFU mode melainkan masuk ke Recovery mode.

Lalu Bagaimana cara keluar dari DFU mode?
Proses keluar dari DFU mode lebih mudah dari masuknya, Anda cukup menekan tombol Power dan Home secara bersamaan, lalu tahan hingga logo Apple muncul.

More about → Apa itu DFU Mode? Bagamana Cara masuk dan keluar DFU mode?

Apa itu Tethered dan Unthetered Jailbreak? Apa perbedaan dari keduanya?

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 27 April 2013

Untuk para pengguna perangkat Apple yang berbasis iOS, seperti iPhone, iPad, dan iPod pastinya akan familiar dengan istilah Tethered dan Untethered Jailbreak. Tapi untuk pengguna baru, mungkin belum terlalu paham dengan dua istilah pokok yang digunakan dalam dunia Jailbreak ini. Karena itu, disini saya akan memaparkan perbedaan antara Tethered dan Unthetered Jailbreak bagi Anda yang masih kurang paham. Hal ini cukup penting agar saat melakukan Jailbreak nanti, Anda akan tahu kelebihan dan kekurangan dari kedua buah metode jailbreak ini.

Tethered dan Unthetered Jailbreak

Apa itu Tethered dan Unthetered Jailbreak? Apa perbedaan dari keduanya?
Ok mari langsung saja kita bahas:

A. Tethered Jailbreak
Tethered jailbreak merupakan metode jailbreak yang bisa dibilang tidak Full Jalbreak atau Jailbreak Trial. Lho kok bisa begitu? Namun jangan khawatir karena berbagai macam aplikasi jailbreak tetap dapat kita install setelah menjalankan metode ini, contohnya seperti Cydia. Biasanya metode Tethered Jailbreak untuk setiap update iOS  lebih cepat munculnya dibanding Untethered Jailbreak, sehingga sangat bermanfaat bagi pengguna yang sudah tidak sabar untuk men-jailbreak perangkat iOS-nya.

Kelemahan Tethered Jailbreak
Kelemahan dari tethered jailbreak yang perlu Anda perhatikan adalah saat perangkat iOS Anda dalam keadaan mati dan ingin dihidupkan kembali atau Anda melakukan proses restart, perangkat tersebut harus terhubung ke laptop/PC dan menjalankan kembali aplikasi jailbreak yang Anda gunakan, contohnya Redsn0w. Jika Anda tidak menghubungkannya ke komputer, maka perangkat tidak akan bisa booting dan hanya menampilkan logo Apple. Langkah-langkah melakukan booting tethered ini adalah:

  1. Masuk ke DFU mode, caranya bisa Anda baca DISINI.
  2. Jalankan aplikasi jailbreak yang Anda pakai, contohnya Redsn0w
  3. lalu lakukan booting tethered
Langkah seperti ini harus selalu dilakukan setiap kali merestart perangkat iOS Anda, cukup merepotkan bukan?

B. Untethered Jailbreak
Untethered Jailbreak juga bisa disebut sebagai Jailbreak Full. Hal ini karena dengan metode ini, perangkat iOS Anda sudah bebas menginstall berbagai aplikasi jailbreak dengan normal. Dan Anda tidak perlu melakukan metode seperti Tethered Jailbreak saat merestart iPhone, iPad, atau iPod Anda. Jadi Anda bisa sesuka hati melakukan restart tanpa terhubung ke komputer lagi. Hal ini membuat Untethered jailbreak lebih memudahkan penggunanya, namun biasanya metode Untethered jailbreak untuk setiap update iOS lebih lama keluarnya dibanding Tethered Jailbreak, jadi Anda harus lebih bersabar, kalau sudah tidak sabar bisa menggunakan Tethered Jailbreak.

Ok, sekian tadi artikel mengenai Perbedaan Tethered dan Unthetered Jailbreak, semoga bermanfaat.

More about → Apa itu Tethered dan Unthetered Jailbreak? Apa perbedaan dari keduanya?

Bagaimana Cara Melakukan Tethered Jailbreak iOS 6.0.1? Berikut Tutorialnya

Diposting oleh Unknown on Kamis, 25 April 2013

Munculnya generasi iPhone terbaru biasanya juga ditandai dengan update sistem opeasi iOS terbaru dari Apple. Setelah sebelumnya pengguna setia produk-produk Apple sudah menikmati iOS 5, kini giliran iOS 6 yang hadir di perangkat-perangkat besutan Apple seperti iPhone, iPad, dan iPod. Update terbaru iOS 6.0.1 pun sudah disediakan oleh Apple. Dan untuk Anda yang suka dengan Jailbreak, Anda patut gembira karena hanya dalam waktu singkat Dev-Team telah menemukan cara untuk melakukan Jailbreak pada sistem operasi iOS 6.0.1 ini.

Nah, kali ini saya akan memberi Anda tutorial untuk melakukan tethered Jailbreak pada iOS 6.0.1. Tethered Jailbreak sendiri berarti Anda akan memerlukan laptop/Mac/PC jika suatu perangkat iOS/ iDevice Anda kehabisan baterai dan ingin menyalakannya kembali. Lebih lanjut mengenai perbedaan Tethered dan Untethered Jailbreak dapat Anda baca pada artikel: Perbedaan Tethered dan Untethered Jailbreak.

Berikut Cara Melakukan Tethered Jailbreak iOS 6.0.1 yang saya ambil dari website www.makemac.com

Tethered Jailbreak iOS 6.0.1

  Bagaimana Cara Melakukan Tethered Jailbreak iOS 6.0.1? Berikut Tutorialnya

Sebelum kita mulai, Ada beberapa Hal yang harus Anda catat:
  1. Jika saat/setelah melakukan Jailbreak perangkat Anda mengalami kerusakan, saya tidak bertanggung jawab, do with your own risk!
  2. Trik ini sebaiknya digunakan pada iPhone versi FU (Factory Unlocked) karena trik ini tidak bisa melakukan unlock pada iPhone versi SU. Selengkap mengenai iPhone versi FU dan SU bisa Anda baca pada artikel: Pengertian iPhone SU dan FU.
  3. Jika perangkat Apple Anda di Jailbreak, entah itu iPhone, iPad, atau iPod, maka garansinya akan hilang
  4. iPhone 4S, iPad 2, New iPad, dan iPhone 5 belum bisa di Jailbreak menggunakan trik ini.

Yang Perlu dipersiapkan:
Sebelum mulai, pastikan Anda menyiapkan beberapa hal berikut:
  1. Sitem operasi iOS 6 terbaru yang bisa Anda dapatkan DISINI
  2. RedSn0w versi 0.9.15b3: WINDOWS / OSX
  3. Versi terbaru dari iTunes
  4. Tentunya koneksi internet

Step by Step
Ok, sekarang kita masuk ke langkah-langkah Tethered Jailbreak iOS 6.0.1
  1. Setelah mendownload Redsn0w, ekstrak file yang ada di dalamnya, lalu simpan di komputer Anda.

  2. Buka Aplikasi Redsn0w, untuk Anda pengguna sistem operasi Windows, jalankan dengan mode Administator dan untuk pengguna OSX Mountain Lion, bisa membuka Redsn0w dengan menekan ctrl +click lalu Open
  3. Di menu utama Redsn0w, pilih Extras
  4. Lalu pilih menu Select IPSW, pilih iOS 6 (bukan iOS 6.0.1) yang sudah Anda unduh sebelumnya, jika benar maka Redsn0w akan memberi Anda pesan melalui Pop Up bahwa sistem operasi iOS 6 berhasil diidentifikasi. Jika identifikasi gagal, cek kembali versi Redsn0w yang Anda gunakan
  5. Balik ke Menu utama Redsnow, lalu pilih Jaibreak
  6. Disini Anda perlu memastikan perangkat Anda dalam kondisi DFU mode, cara memasuki DFU mode dapat Anda baca DISINI. Jika perangkat sudah masuk DFU mode, tekan Next. Jangan lupa untuk mencentang menu "Install Cydia", lalu tekan Next.
  7. Redsn0w akan bekerja, disini Anda harus menunggu sekitar 15-30 menit
  8. Dikarenakan ini adalah Tethered jailbreak, saat proses sudah selesai, kembalikan perangkat Anda ke DFU mode, lalu pilih Extras pada menu utama dan pilih Just Boot. Setelah itu tunggu sebentar.
  9. Jalankan aplikasi cydia dan Anda bisa menikmati hasil Tethered Jailbreak iOS 6.0.1
Update ke iOS 6.0.1 untuk pengguna iOS 6 yang sudah di Jailbreak sangat disarankan karena walaupun updatenya tidak terlalu signifikan, perbaikan beberapa bug pada versi 6.0.1 ini jelas sangat membantu.

More about → Bagaimana Cara Melakukan Tethered Jailbreak iOS 6.0.1? Berikut Tutorialnya