Adu Spesifikasi Nokia Lumia 1020 vs Samsung Galaxy S4 Zoom, mana yang terbaik? Plus Video

Diposting oleh Unknown on Selasa, 23 Juli 2013

Saat ini, dua buah vendor besar smartphone, yaitu Samsung dan Nokia telah meluncurkan varian produk smartphone baru yang sangat menonjolkan fitur kamera. Kedua buah produk tersebut adalah Nokia Lumia 1020 dan Samsung Galaxy S4 Zoom. Dengan kemampuan kamera yang sama-sama luar biasa, keunggulan apa lagi yang ditawarkan mereka? Dan apa perbedaan keduanya? Manakah produk yang lebih Anda pilih? Lalu, kedua buah produk ini sebenarnya smartphone berkamera atau kamera bersmartphone? he..he..Just Kidding..

Adu Spesifikasi Nokia Lumia 1020 vs Samsung Galaxy S4 Zoom, mana yang terbaik?

1. Konektifitas
Untuk dukungan jaringan, keduanya sudah mendukung hingga jaringan 4G LTE. Fitur Bluetooth, WiFi, NFC serta USB on-the-go juga sudah tersedia. Namun, Lumia 1020 menjanjikan kecepatan HSDPA mencapai 42.2 Mbps, lebih cepat dari Galaxy S4 Zoom yang hanya 21.1 Mbps

2. Ukuran
Lumia 1020 memiliki ukuran body 130.4 x 71.4 x 10.4 mm dan berat 158 gram, sedangkan saingannya 125.5 x 63.5 x 15.4 mm dan berat 208 gram. Terlihat Galaxy S4 Zoom memiliki body lebih tebal dan berat.

3. Layar
Layar Galaxy S4 Zoom sudah memakai teknologi Super AMOLED dan memiliki resolusi 540 x 960 pixels dengan  kepadatan pixel 256 ppi. Ukuran layarnya sendiri adalah sebesar 4.3 inci. Namun, resolusi layarnya masih kalah dengan Nokia 1020 yang walaupun masih menggunakan teknologi AMOLED, namun sudah memiliki resolusi 768 x 1280 pixels, dengan kepadatan pixel 332 ppi, Ukuran layar Lumia 1020 sedikit lebih besar, yaitu 4.5 inci.

4. Dapur Pacu
Kedua buah produk sama-sama menggunakan prosesor Dual Core. Galaxy S4 Zoom menggunakan prosesor Pega-Dual +XMM6262 berkecepatan 1.5 GHz dengan pengolah grafis Mali 400, sedangkan Lumia 1020 menggunakan Snapdragon Dual-core 1.5 GHz Krait dengan pengolah grafis Adreno 225. Di sisi RAM, lumia 1020 lebih unggul dengan kapasitas RAM 2 GB, berbanding 1.5 GB milik Galaxy S4 Zoom. Untuk sistem operasi, tentunya produk besutan Samsung sudah menggunakan Android Jelly Bean. Sedangkan andalan Nokia, menggunakan Windows Phone 8.

5. Kamera
Dengan kamera 41 MP, Lumia 1020 seharusnya lebih unggul dari kompetitornya. Apalagi kamera ini sudah dilengkapi dengan Xenon + LED Flash. Sedangkan resolusi kamera Galaxy S4 Zoom hanya 16 MP dan dilengkapi dengan Xenon flash. Kamera Galaxy S4 Zoom ini memiliki keunggulan di sisi optical zoom yang mencapai 10 kali serta optical image stabilization. Namun, Lumia 1020 memiliki kelebihan tersendiri pada teknologi lossless digital zoom serta ukuran sensor yang lebih besar, 1/1.5 inci, berbanding 1/2.33 inci milik Galaxy S4 Zoom.

Untuk kemampuan merekam video, keduanya sudah mampu merekam video dengan resolusi Full HD 1080p. Kamera depan juga tersedia, dengan ukuran 1.2 MP pada Lumia dan 1.9 MP untuk Galaxy S4 Zoom

6. Baterai
Kapasita baterai Galaxy S4 Zoom lebih besar, dengan baterai Li-Ion 2330 mAh yang dimilikinya. Sedangkan Lumia 1020 memakai baterai Li-Ion 2000 mAh

7. Harga
Harga Samsung Galaxy S4 Zoom berada pada kisaran 5-6 jutaan. Sayangnya, belum diketahui pasti berapa harga Nokia Lumia 1020 dipasaran.

Jadi, mana yang lebih baik? Anda yang putuskan..
Jika Anda masih kurang puas, berikut ada video perbandingan Nokia Lumia 1020 dan Samsung Galaxy S4 Zoom dari Fonearena.com:

More about → Adu Spesifikasi Nokia Lumia 1020 vs Samsung Galaxy S4 Zoom, mana yang terbaik? Plus Video

Apa saja perbedaan Samsung Galaxy Mega 5.8, Galaxy Mega 6.3 dan Galaxy Note 2

Diposting oleh Unknown on Senin, 22 Juli 2013

Keluarga baru Samrtphone Samsung, yaitu Galaxy Mega telah diluncurkan. MEngusung layar yang besar, tentu saja varian baru ini termasuk kedalam jajaran Phablet. Namun, sebelumnya Samsung telah memiliki keluarga Galaxy Note untuk kategori phablet ini. Sehingga memunculkan pertanyaan, apa saja yang membedakan keduanya? Berikut akan kita bahas apa saja perbedaan Samsung Galaxy Mega 5.8 dan 6.3 dengan Galaxy Note 2.

Apa saja perbedaan Samsung Galaxy Mega dan Galaxy Note II

UKURAN BODY
Samsung Galaxy Mega 5.8 memiliki ukuran body 162.6 x 82.4 x 9 mm dengan berat 182 gram. Sedangkan untuk Galaxy Mega 6.3 ukurannya lebih besar, yaitu 167.6 x 88 x 8 mm dengan berat 199 gram. Galaxy Note 2 sendiri memiliki ukuran body total 151.1 x 80.5 x 9.4 mm dan berat 180 gram. Galaxy Note 2 juga memiliki Touch-sensitive controls stylus S Pen yang disebut-sebut sebagai stylus terbaik saat ini.

LAYAR
Galaxy Mega 5.8 menggunakan layar TFT sebesar 5.8 inci dengan resolusi sebesar 540 x 960 pixels, dan kepadatan pixel 190 ppi. Layar lebih besar dimiliki Galaxy Mega 6.3, yang seperti namanya memiliki layar 6.3 inci dengan teknologi SC-LCD, resolusi layar yang ditawarkan juga sudah HD 720 x 1280 pixels dengan kepadatan pixel 233 ppi. Galaxy Note 2 juga sudah memiliki layar beresolusi HD 720 x 1280 pixels dengan teknologi Super AMOLED dan kepadatan pixel 267 ppi.

Masing-masing produk sudah dilengkapi dengan antarmuka TouchWiz UI.

MEDIA PENYIMPANAN
Untuk pasar Indonesia, Galaxy Note 2 dan Galaxy Mega 6.3 memiliki memori internal 16 GB, sedangkan Galaxy Mega 5.8 memiliki 8 GB. Dan semuanya sudah mendukung slot microSD hingga 64 GB

DAPUR PACU
Bicara performa, sepertinya Galaxy Note 2 masih lebih unggul karena sudah menggunakan prosesor Quad Core Exynos 4412 yang berkecepatan 1.6 GHz. Kapasitas RAM nya juga sudah 2 GB. Sedangkan kedua buah Galaxy Mega sama-sama memiliki RAM sebesar 1.5 GB dan prosesor Dual Core. Walaupun prosesor Galaxy Mega 6.3 lebih unggul karena sudah menggunakan Snapdragon 400 Dual Core berkecepatan 1.6 GHz. Kecepatan prosesor Galaxy Mega 5.8 sendiri hanya 1.4 GHz.

Untuk sistem operasi, semuanya sudah mengusung Android Jelly Bean.

KAMERA
Sepertinya untuk kemampuan kamera, ketiga buah produk memiliki kekuatan yang setara. Ketiganya memiliki kamera depan sebesar 1.9 MP dan kamera belakang sebesar 8 MP. Kemampuan merekam videonya juga sudah mendukung resolusi Full HD 1080p.

BATERAI
Kapasitas baterai Galaxy Mega 6.3 paling besar karena menggunakan baterai Li-Ion 3200 mAh. Menyusul di bawahnya Galaxy Note 2 yang menggunakan baterai Li-Ion 3100 mAh, dan terakhir Galaxy Mega 5.8 yang menggunakan baterai Li-Ion 2600 mAh

HARGA
Mungkin ini salah satu aspek terpenting yang sangat mempengaruhi pertimbangan konsumen. Jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan ketiga buah produk ini, pastinya harga Galaxy Mega 5.8 adalah yang paling murah. Dan benar saja, Galaxy Mega 5.8 dijual pada kisaran harga Rp 4.499.000,- . Tinggal dua buah produk tersisa, Galaxy Mega 6.3 dan Galaxy Note 2, bisakah Anda menebak mana yang paling mahal? Meskipun jarak harga keduanya berbeda sedikit, namun harga Galaxy Note 2 ternyata masih lebih mahal ketimbang Galaxy Mega 6.3. Harga Galaxy Note 2 dipasaran saat artikel ini ditulis adalah Rp 5.925.000,- sedangkan harga Galaxy Mega 6.3 adalah Rp 5.499.000,-

Spesifikasi lengkap mengenai ketiga buah produk ini dapat Anda lihat pada link berikut:
Samsung Galaxy Mega 5.8
Samsung Galaxy Mega 6.3
Samsung Galaxy Note 2

More about → Apa saja perbedaan Samsung Galaxy Mega 5.8, Galaxy Mega 6.3 dan Galaxy Note 2

Smartfren Andromax-i AD683G - Android CDMA Murah, Kinerja Bagus

Diposting oleh Unknown on Kamis, 20 Juni 2013

Meneruskan generasi Andromax, Smartfren merilis Andromax-i AD683G hampir setahun yang lalu. Namun, sepertinya salah satu smartphone andalan Smartfren ini masih banyak diminati, sehingga menarik untuk kita bahas. Dengan kisaran harga 1 jutaan yang tergolong murah, ternyata ftur-fitur yang ditawarkannya cukup baik. Dengan fitur Dual SIM dimana terdapat pula dukungan jaringan Ganda, Anda dapat menggunakan dua buah SIM dari operator GSM dan CDMA di ponsel ini. Walaupun sejatinya, Smartfren Andromax-i AD683G merupakan Smartphone Android CDMA, karena Anda hanya dapat menggunakan kartu GSM di jaringan 2G nya saja, sedangkan untuk jaringan 3G, hanya mendukung kartu CDMA.

Smartfren Andromax-i AD683G - Android CDMA Murah, dengan Dual SIM GSM dan CDMA

Dibekali dengan proseosr Qualcomm ARMv7 Dual Core yang memiliki kecepatan 1 GHz serta pengolah grafis Adreno 203, sepertinya Andromax-i memiliki performa yang cukup baik untuk menjalankan berbagai aplikasi dan games di dalam Android v4.0.4 Ice Cream Sandwich yang menjadi sistem operasi smartphone ini. Walaupun hanya memiliki RAM sebesar 512 MB, namun menurut beberapa sumber yang saya dapatkan, kinerja Smartfren Andromax-i AD683G ini cukup memuaskan. Seperti ditunjukkan dari hasil benchmarking yang saya lansir dari situs Chip.co.id berikut:

Pada uji benchmark dengan aplikasi AnTuTu (Sebelah kiri), Smartfren Andromax-i berhasil memperoleh skor 5852. Skor ini lebih tiinggi dari yang didapat HTC Evo 3D.


Sedangkan pada uji benchmark menggunakan software Quadrant (sebelah kanan), terlihat Andromax-i mendapatkan skor 2775. Hasil ini menempatkannya di atas Motorola Atrix 4G, Smasung Galaxy Tab 10.1, dan produk lainnya yang bisa Anda lihat pada gambar.

Selain performa yang bagus, smartphone ini juga dilengkapi dengan kamera yang cukup baik. Resolusi kamera utamanya sebesar 5 MP dan dilengkapi juga dengan kamera depan sebesar 1.3 MP. Fasilitas perekaman video juga tersedia, dengan dukungan resolusi VGA. Namun, kekurangan dari kamera ini adalah tidak adanya lampu flash, sehingga kualitas foto saat kurang cahaya kemungkinan kurang baik.

Anda bisa menyimpan file hasil foto, video dan file lainnya ke dalam memori internal sebesar 4 GB. Tersedia juga slot microSD untuk kapasitas penyimpanan ekstra hingga 32 GB.

Dengan ukuran layar 4.0 inci yang menggunakan teknologi IPS-LCD High Quality Screen dan resolusi sebesar 480 x 800 pixels, rasanya layar ini cukup nyaman untuk digunakan dan mampu menghasilkan kualitas grafis yang cukup baik.

Untuk melengkapi kinerjanya, fitur-fitur lain seperti WiFi, GPS, Bluetooth dan Radio FM Stereo juga tersedia untuk Anda.

Sumber tenaga Smartfren Andromax-i AD683G akan didapatkan dari baterai Lithium ion yang berkapasitas 1630 mAh.


Spesifikasi Lengkap Smartfren Andromax-i AD683G
UMUM Jaringan 2G GSM 900 / 1800 / 1900, CDMA 800 / 1900
Jaringan 3G CDMA2000 1xEV-DO
Kartu SIM Dual SIM CDMA-GSM
LAYAR Tipe IPS-LCD High Quality Screen
Ukuran 4.0 inchi, dengan resolusi WVGA 480 x 800 pixels
DIMENSI Ukuran/Berat -
SUARA Tipe Dering Getar, MP3 Ringtones
3.5mm Jack Ya
Loudspeaker Ya
MEMORY Internal 4 GB, 512 MB RAM
Slot Kartu microSD, hingga 32 GB
KONEKSI 3G EVDO Rev. A hingga 3.1 Mbps
EDGE Tidak Ada
GPRS Ya
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, Wi-Fi hotspot
Bluetooth Ya, dengan A2DP
Infrared Tidak Ada
USB microUSB v2.0
KAMERA Kamera Utama 5.0 MP
Kamera Depan 1.3MP
Perekam Video Ya, resolusi VGA
BATERAI Tipe Lithium ion 1630 mAh
Waktu Siaga -
Waktu Bicara -
FITUR Sistem Operasi Android v4.0.4 (Ice Cream Sandwich)
Chipset Qualcomm MSM8625
CPUDual Core, 1 GHz ARMv7
GPUAdreno 203
Browser HTML
GPS Ya, dengan A-GPS
Perpesanan SMS (threaded view), MMS, Email, IM, Push Email
Java Ya, Via Java Emulator


MP4/H.264/H.263 player, Audio Record, MP3/WAV/eAAC+ player

Stereo FM radio dengan RDS

kalender, kalkulator, clock, voice recorder, Google Drive, Voice Dialer

Google Play, Gmail, Google Search, Gtalk
Viki, VMS, Play Movies, Smartfren Mobile, Smart Pustakaoogle Maps
TV Tidak Ada

Harga Smartfren Andromax-i AD683G
Dengan performa yang cukup memuaskan, Anda tidak perlu merogoh saku terlalu dalam untuk memiliki produk yang termasuk smartphone Android Smartfren murah ini, Karena memang Harga Smartfren Andromax-i AD683G ditawarkan cukup murah, yaitu hanya Rp 1.049.000,-

Kelebihan Smartfren Andromax-i AD683G:
- Performa cukup memuaskan dengan prosesor Dual Core
- Dual SIM dengan jaringan ganda
- Kamera cukup baik
- Harga yang Murah
- Baterai cukup awet

Kekurangan Smartfren Andromax-i AD683G:
- Kemungkinan tidak tersedia update untuk sistem operasinya
- Adanya musik saat booting berpotensi mengganggu
- Tidak ada lampu flash pada kamera
- Fitur Dual SIM dan slot microSD nya tidak mendukung hotswap

More about → Smartfren Andromax-i AD683G - Android CDMA Murah, Kinerja Bagus

Oppo Meluncurkan Find Way U7015 dan Find Piano R8113, smartphone Android kelas menengah

Diposting oleh Unknown on Selasa, 18 Juni 2013

Oppo ternyata cukup serius untuk menjadikan pasar Indonesia sebagai target penjualan produk-produknya. Setelah sebelumnya mereka mengumandangkan eksistensinya di pasar Indonesia lewat produk Oppo Find 5 yang merupakan produk kelas atas, kali ini Oppo kembali meluncurkan dua buah produk untuk mendampingi Find 5. Namun kedua buah produk ini lebih mengincar kelas menengan sebagai target pasarnya. Kedua buah produk tersebut adalah Oppo Find Way U7015 dan Oppo Find Piano R8113. Apa saja kelebihan dan kekurangan kedua buah produk smartphone Android dari Oppo tersebut? Mari kita simak.

Oppo Find Way U7015

Oppo Find Way U7015 - Spesifikasi dan Harga HP

Oppo Find Way hadir dengan layar sebesar 4.5 inci yang memiliki resolusi qHD 960 x 540 pixels dengan kepadatan pixel 244 ppi. Ukuran total bodynya adalah 127 x 63.7 x 8.95 mm dan berat 165 gram. Di dalamnya, Oppo sudah membekali media penyimpanan internal yang cukup besar, yaitu 16 GB ditambah dengan memori eksternal berupa slot microSD untuk ekspansi hingga 32 GB.

Dibekali dengan sistem operasi Android v4.1.1 Jelly Bean terbaru, Oppo Find Way memiliki prosesor Dual Core yang berkecepatan 1.2 GHz. Ditambah dengan dukungan RAM sebesar 1 GB yang sepertinya cukup untuk menunjang kinerja yang baik dari smartphone Android ini.

Dari sisi kamera, Oppo Find Way memiliki kemampuan yang cukup istimewa karena dibekali dengan kamera depan sebesar 5 MP, ini adalah resolusi kamera depan terbesar yang pernah saya jumpai di smartphone. Selai itu terdapat juga kamera belakang dengan resolusi 8 MP. Kamera ini juga mendukung perekaman video, namun saya belum mendapatkan data untuk resolusi yang didukung.

Sebagai sumber tenaganya, Oppo Find Way akan menggunakan baterai Li-Ion 2020 mAh.

Jika Anda tertarik untuk memiliki ponsel ini, harga Oppo Find Way U7015 mulai ditawarkan pada kisaran harga Rp 3.299.000,-

Lihat juga:
Spesifikasi Lengkap dan Update Harga Oppo Find Way U7015

Oppo Find Piano R8113

Oppo Find Piano R8113 - Spesifikasi dan Harga HP

Oppo Find Piano memiliki kelas di bawah Find Way karena memang spesifikasi yang ditawarkan memiliki kemampuan lebih rendah. Namun, dengan kondisi ini, Find Piano memiliki keunggulan dari segi harga yang lebih murah dari Find Way.

Dengan ukuran body sebesar 123 x 63 x 9.9 mm dan berat 128.5 gram, Oppo Find Piano memiliki layar IPS Capacitive touchscreen sebesar 4 inci yang memiliki resolusi 800 x 480 pixels. Resolusi yang tidak buruk di kelasnya.

Media penyimpanan internal Find Piano hanya sebesar 4 GB. Namun, tambahan slot microSD dapat Anda manfaatkan untuk kapasitas ekstra hingga 32 GB.

Kamera smartphone ini cukup baik, dengan kamera utama beresolusi 5 MP yang juga mendukung perekaman video HD 720p dengan LED Flash untuk pencahayaan lebih. Kamera depan juga tersedia dengan resolusi VGA, cukup untuk melakukan video chatting maupun video call.

Oppo Find Piano juga sudah menggunakan sistem operasi Android v4.1.1 Jelly Bean di dalamnya. Sistem operasi ini akan berjalan dengan dukungan performa dari prosesor Dual Core berkecepatan 1 GHz dan pengolah grafis PowerVR SGX 531. Sayangnya, RAM yang digunakan hanya 512 MB.

Dan sebagai sumber tenaganya, baterai Li-Ion 1710 mAh akan menjadi baterai standar ponsel ini.

Harga Oppo Find Piano R8113 mulai ditawarkan pada kisaran Rp 2.000.000,- dan sudah bisa Anda dapatkan di toko-toko handphone terdekat di kota Anda.

Lihat juga:
Spesifikasi Lengkap dan Update Harga Oppo Find Way U7015

More about → Oppo Meluncurkan Find Way U7015 dan Find Piano R8113, smartphone Android kelas menengah

Apa itu Recovery Mode? Apa Perbedaannya dengan DFU Mode?

Diposting oleh Unknown on Jumat, 03 Mei 2013

Setelah sebelumnya saya membuat posting tentang DFU Mode pada perangkat berbasis iOS yang Anda gunakan, kali ini saya akan kembali membuat postingan tentang salah satu mode selain DFU mode, yaitu Recovery Mode. Dalam artikel tentang DFU Mode, disebutkan bahwa jika Anda gagal masuk ke DFU mode biasanya masuk ke Recovery Mode. Nah, apa itu recovery mode dan apa perbedaannya dengan DFU mode? Mari kita bahas..

Apa itu Recovery Mode?

Apa itu Recovery Mode? Apa Perbedaannya dengan DFU Mode?

Pertama-tama kita harus tahu terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan Recovery Mode. Recovery mode adalah kondisi dimana salah satu aplikasi iOS, yaitu iBoot sedang atau telah dimuat ke perangkat iOS Anda. Ini berbeda dengan DFU mode, dimana pada mode tersebut  iBoot belum dimuat ke perangkat. Jika iDevice Anda masuk ke dalam recovery mode, akan ditandai dengan gambar kabel USB dan logo iTunes pada layarnya. Nah, karena iBoot sudah dimuat ke perangkat, Anda tidak akan dapat melakukan Downgrade iOS, namun tetap bisa melakukan Upgrade dan restore.

Lalu bagaimana caranya masuk dan keluar Recovery Mode?
Untuk masuk ke Recovery mode, caranya cukup mudah, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Matikan perangkat iOS Anda, jika kondisinya tersambung dengan PC, maka lepaskan
  2. Tekan dan tahan tombol Home
  3. Dengan tetap menekan tombol Home, hubungkan perangkat iOS Anda ke Komputer
  4. Terus tahan tombol Home hingga logo iTunes dan Kabel USB yang menandakan iDevice masuk Recovery mode muncul

Jika gambar iTunes dan kabel USB sudah muncul, berarti Anda berhasil masuk ke Recovery mode.

Lalu bagaimana caranya keluar dari Recovery mode? Cukup tekan dan tahan selama kurang lebih 10 detik tombol Power dan Home hingga perangkat iOS atau iDevice Anda menyala kembali.

Terus yang dimaksud DFU mode itu apa?
Anda bisa membaca artikel tentang DFU mode di artikel:
Apa itu DFU mode?

Perbedaan Recovery Mode dan DFU Mode
Setelah Anda memahami tentang DFU mode dan Recovery Mode, sekarang kita akan membahas perbedaan keduanya. Sebenarnya jika sudah membaca artikel tentang DFU dan Recovery mode, kurang lebih Anda pasti sudah tahu perbedaan dasarnya, yaitu pada iBoot. Sistem operasi iOS menggunakan aplikasi iBoot sebagai bootloadernya. Pada Recovery mode, iBoot akan diaktifkan untuk dapat menangani proses Upgrade dan Restore. iBoot akan memastikan sistem operasi yang akan direstore memiliki versi yang lebih baru dari pada versi yang diinstall, jika tidak maka proses restore akan berhenti. Sedangkan pada DFU mode, iBoot tidak diaktifkan, sehingga bukan hanya Upgrade dan Restore, tapi kita juga bisa melakukan Downgrade.

Selain untuk downgrade, masuk ke DFU mode juga diperlukan jika kita ingin melakukan upgrade sistem operasi iOS menggunakan custom firmware. Selain itu, DFU mode juga diperlukan pada proses Jailbreak.

More about → Apa itu Recovery Mode? Apa Perbedaannya dengan DFU Mode?

Berikut Cara Update iOS Secara manual - Lebih Cepat dan Mudah

Diposting oleh Unknown on Selasa, 30 April 2013

Setelah sebelumnya saya membuat artikel tentang cara update iOS lewat iTunes dan OTA (Over the Air), ternyata ada satu metode lagi yang bisa digunakan. Metode ketiga ini sangat membantu untuk Anda yang memiliki koneksi internet kurang cepat atau kurang stabil. Caranya adalah dengan mendownload file IPSW secara manual lewat komputer, lalu menginstallnya. Lebih lengkap akan saya jelaskan di bawah.

Cara Update Manual iOS

Berikut Cara Update iOS Secara manual - Lebih Cepat dan Mudah
Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum mengupdate sistem operasi iOS Anda adalah melakukan Back Up Data. Hal ini sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Jika sudah, langsung ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Anda harus mendownload dulu firmwarenya, untuk iOS 6 bisa Anda dapatkan DISINI
  2. Setelah download selesai, hubungkan iDevice Anda dengan Komputer
  3. Buka Aplikasi iTunes dan tunggu sampai iDevice terdeteksi, jika muncul pesan untuk update Software, maka di-Cancel saja
  4. Setelah terdeteksi, untuk Anda pengguna sistem operasi Windows, tekan dan tahan Tombol Shift lalu klik Tombol Restore. Untuk Anda pengguna sistem operasi Mac, Tekan dan tahan tombol Option lalu klik tombol Restore
  5. Maka jendela baru akan terbuka, cari lokasi file IPSW yang sudah Anda download tadi. Jika sudah ketemu, pilih file tersebut dan klik Open, maka otomatis iTunes akan memperbaharui sistem operasi iOS Anda ke versi yang lebih baru, biasanya proses ini membutuhkan waktu 10-20 menit.

CATATAN: file IPSW harus memiliki ekstensi .ipsw , untuk itu sebaiknya gunakan download manager untuk mendownload, karena jika Anda mendownload langsung lewat Browser kemungkinan akan terjadi perubahan ekstensi file menjadi .rar atau .zip . Jika ini terjadi, cukup ubah kembali ekstensi file tadi ke .ipsw

More about → Berikut Cara Update iOS Secara manual - Lebih Cepat dan Mudah

Apa itu DFU Mode? Bagamana Cara masuk dan keluar DFU mode?

Diposting oleh Unknown on Minggu, 28 April 2013

Untuk para pengguna sistem operasi iOS, DFU mode merupakan suatu hal yang penting dalam proses Jailbreak maupun restore file IPSW. Hampir semua metode jailbreak yang ada akan membutuhkan DFU mode dalam prosesnya, seperti jika memakai Redsn0w dan Sn0w Breez, kecuali menggunakan Absinthe dimana Anda tidak perlu memasuki DFU Mode. Ok, untuk Anda yang belum seberapa paham tentang DFU mode ini, mari kita bahas bersama-sama.

Apa itu DFU Mode? Bagaimana Cara Masuk dan Keluarnya?

Cara memasuki DFU mode pada perangkat iOS Anda (iPhone, iPad, iPod)

Sebelumnya kita harus tahu dulu apa yang dimaksud dengan DFU mode. DFU sebenarnya adalah singkatan dari Device Firmware Upgrade, dimana pada kondisi ini, perangkat iOS/ iDevice tidak atau belum memuat sistem operasi yang ada di dalamnya (termasuk iBoot), namun dapat terhubung langsung ke iTunes. iDevice yang masuk ke mode DFU layarnya akan mati dan tidak menampilkan apa-apa, namun perangkat itu sendiri sebenarnya tidak mati total. Dengan belum dimuatnya iBoot dan sistem operasi, maka kita bisa melakukan upgrade atau downgrade sesuka hati terhadap iDevice tersebut.

Lalu Bagaimana Caranya masuk ke DFU mode?
Untuk masuk ke DFU mode, langkah-langkahnya cukup mudah:
  1. Dalam keadaan hidup, hubungkan iDevice Anda (iPad, iPhone atau iPod) melalui kabel USB
  2. Buka aplikasi iTunes dan pastikan iDevice terdeteksi oleh iTunes
  3. Matikan iDevice Anda untuk mulai memasuki DFU mode
  4. Setelah mati, tekan kembali tombol power selama 3 detik hingga logo Apple muncul, namun jangan langsung melepas tombol powernya
  5. Dengan tetap menekan tombol power, tekan tombol Home selama kurang lebih 7-10 detik hingga ada kedipan di layar dan logo Apple hilang
  6. Lalu lepas tombol power namun tetap tekan tombol Home selama 10 - 15 detik hingga iDevice Anda terdeteksi di iTunes dalam recovery mode, seperti ditunjukkan pada gambar berikut:

  7. iTunes Recovery Mode

  8. Untuk melihat apakah Anda berhasil masuk ke DFU mode atau tidak, perhatikan gambar berikut:

  9. masuk ke DFU Mode

  10. Jika Anda berhasil, maka layar iDevice akan gelap total, namun jika muncul gambar iTunes dan USB berarti Anda gagal masuk ke DFU mode melainkan masuk ke Recovery mode.

Lalu Bagaimana cara keluar dari DFU mode?
Proses keluar dari DFU mode lebih mudah dari masuknya, Anda cukup menekan tombol Power dan Home secara bersamaan, lalu tahan hingga logo Apple muncul.

More about → Apa itu DFU Mode? Bagamana Cara masuk dan keluar DFU mode?